Sekilas tentang PLC

Hm..apakah di antara pembaca ada yang pernah tahu tentang PLC? karena banyaknya permintaan dan setelah googling penjelasan di internet cukup sulit (ada yang mudah sih, tapi harus bayar), maka saya akan jelaskan fungsi-fungsi dasar PLC itu apa…

PLC, atau Programmable Logic Controller adalah salah satu alat elektronika yang umumnya digunakan industri untuk pengontrolan proses yang ada dalam industri tersebut, contohnya kita mau bikin industri manufaktur, tentunya harus ada suatu sequence (urutan) kapan suatu alat mengerjakan tugasnya, emmm intinya itu lah. Namun definisi secara profesional, Menurut NEMA (National Electrical Manufacturers Assocation USA), definisi PLC adalah:

Alat elektronika digital yang menggunakan programmable memory untuk menyimpan instruksi dan untuk menjalankan fungsi-fungsi khusus seperti logika, sequence (urutan), timing (pewaktuan), penghitungan, dan operasi aritmatika untuk mengendalikan mesin dan proses.

PLC sejatinya dipelajari oleh mahasiswa teknik, seperti Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Industri, atau jurusan sayapun Teknik Fisika belajar loh hehe😀. Untuk mempelajari PLC, tidaklah diperlukan untuk menguasai suatu pelajaran tertentu, yang lebih penting adalah logika berpikir itu sendiri. Akan tetapi ada baiknya kita belajar tentang sistem logika digital atau rangkaian listrik sederhana karena emang cukup nyambung kok.

Konon, mengapa ada PLC, karena pada suatu ketika untuk mengontrol industri diperlukan kabel dan komponen yang cukup banyak sehingga menyulitkan jika terjadi kerusakan. Maka para industrialist merancang sebuah hardware untuk memudahkan yang sampai sekarang dinamakanlah PLC.

Awalnya mungkin seperti di atas, namun dengan bantuan PLC perkabelan menjadi lebih simpel:

PLC sendiri adalah alat yang cukup mahal, harganya jutaan itupun belum termasuk input dan aktuatornya. Maka dari itu wajar saja kalau untuk kalangan pro training PLC dihargai jutaan. Ada beberapa merk PLC yang sering dipakai industri, contohnya Scheider, Omron, Siemens, National Instrument, Yokogawa, dll.

Untuk mengakali mahalnya belajar PLC, maka kita cukup menggunakan simulatornya saja hingga cukup berbekal komputer kita bisa.

Simulator yang saya gunakan adalah LogixPro, simulator ini cukup powerful dengan user interface yang mudah digunakan. Mending langsung aja kita belajar pemrograman PLC..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s