Sekilas tentang gigi dewasa

Biasanya pada saat liburan semester para mahasiswa mengisinya dengan berbagai aktivitas liburan, namun buat saya ada aktivitas tambahan yang tidak biasanya: operasi gigi.

Ya, entah mengapa akhir-akhir ini saya merasa gigi-gigi saya terasa janggal di bagian pojok belakang. Seperti ada gigi geraham yang mau tumbuh lagi dan terkadang menyebabkan rasa nyeri bahkan bernanah, jika saya memasukan tangan untuk meraba-raba tempat kejadian perkara, kemudian menciumnya, ah akan tercium bau busuk seperti nanah yang menyengat. Pada akhirnya saya memberanikan diri cek ke dokter gigi terdekat.

Dokter menyarankan saya untuk foto sinar-x gigi, didapatlah hasil seperti ini:

Dokter bilang, ini namanya gigi dewasa yang tumbuh tidak benar dan menyarankan untuk segera dicabut karena posisi gigi tersebut ‘kontra’ dengan gigi yang lainnya (lihat gigi yang di UJUNG). Posisi giginya bisa miring ataupun tidur, bila dibiarkan tumbuh maka akan menabrak gigi yang lainnya lalu merembet pada kerusakan gigi yang lainnya. Nampak sepele keliatannya namun BERDAMPAK BESAR karena pada gigi mengandung saraf-saraf yang penting.

Pada akhirnya dokterpun menyarankan untuk operasi gigi dengan cara dibius total, ya meskipun biaya operasi giginya cukup mahal (sekitar 6 juta) tapi karena ditanggung perusahaan dan buat kebaikan ke depannya tidak masalah.

Hari operasi pun tiba, saya dibawa ke sebuah ruangan khusus operasi. Setelah cek segala macem, perawat menyuntikan cairan anestesi yang mirip buih sabun dan beberapa detik kemudian tangan saya terasa dingin hingga akhirnya tertidur lelap. Setelah 1, 5 jam operasi pada akhirnya saya sadar namun masih pusing dan mual-mual, penglihatan saya persis seperti di film2 dan game perang seperti Call of Duty ketika sehabis disiksa oleh musuh pandangan mata melayang, berganda, dan sulit untuk fokus.

Gigi masih terasa linu dan sakit, rahang saya tidak bisa bergerak bebas karena bekas gigi yang dijahit. Kemudian bapak saya memerlihatkan gigi yang dicabut-ada 3 gigi- inilah dia fotonya (ket:foto diambil beberapa hari kemudian, sebelumnya masih terdapat darah dan daging yang menempel di gigi).

Semakin membuat sadar, bahwa tubuh kita adalah karunia terbesar dari-Nya yang harus dijaga dan dirawat dengan baik😀

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (Al-Quran)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s