Versi baru Kura2 dan Kancil:MENGGAPAI EFEKTIVITAS!!

Baru-baru ini saya mendapatkan suatu hal yang menarik dari seseorang…tepatnya tentang manajemen diri kita, diambil cerita masa kecil kita yang sudah sering didengar, barangkali bisa menjadi sedikit inspirasi. ^_^

**********
Suatu hari Kura-kura dan Kancil berdebat tentang siapa yang lebih cepat. Mereka menyetujui jalur tertentu untuk bertanding dan mulailah mereka bertanding.
Sang Kancil melesat dengan cepat dan setelah merasa jauh melampaui Kura-kura. Dia berhenti sejenak dibawah pohon untuk beristirahat sebelum memulai lagi perlombaannya.

Sang Kancil terduduk dibawah pohon dan akhirnya tertidur dan Kura-kura berhasil melampauinya dan keluar sebagai juara.
Sang Kancil terbangun dan mendapatkan dirinya kalah didalam perlombaan tersebut.

Maksud dari cerita ini adalah :
Mereka yang lambat, apabila konsisten, akan dapat memenangkan pertandingan…

Tentu ini cerita yang biasa kita dengar waktu kecil….
Nah,baru-baru ini seseorang bercerita versi baru yang lebih menarik (kayaknya ceritanya ngarang sih).
Rupanya ceritanya bersambung………

<to be continued>
Sang Kancil sangat kecewa dengan kekalahannya lalu melakukan analisis penyebabnya.
Dia sadar bahwa dia kalah karena terlampau percaya diri, kurang hati hati, dan terlena.
Kalau saja dia bisa lebih waspada maka tidaklah mungkin Kura-Kura bisa mengalahkannya.
Lalu ditantangnya lagi Kura-kura tersebut untuk melakukan lomba ulang yang disetujui oleh Kura-kura.
Dan kali ini, tentu saja, Kancil menang mutlak karena dia berlari tanpa henti.

Maksud dari cerita ini adalah :
Cepat dan konsisten akan mengalahkan yang lambat dan konsisten
Kalau ada dua orang di sebuah tim atau perusahaan, yang satu lambat, pakai metoda dan handal sedangkan yang satu lagi cekatan dan handal, maka yang cepat dan handal akan maju lebih cepat….
Lambat asal Konsisten itu bagus akan tetapi lebih bagus lagi kalau cepat dan konsisten.

Makanya sewaktu kampanye pilpres kemarin kita sering dengar ungkapan “Lebih cepat lebih baik”.

Tetapi ceritanya tidak hanya sampai disini.
Kali ini sang Kura-kura mulai berpikir dan sadar bahwa tidaklah mungkin berlomba dengan Kancil pada jalur seperti yang lalu.
Setelah berpikir keras, kali ini Kura-kura menantang sang Kancil untuk berlomba lagi pada jalur perlombaan yang berbeda.

Sang kancil setuju.
Mereka mulai berpacu dan sang Kancil berlari dengan cepat tanpa berhenti sampai akhirnya terpaksa berhenti ditepi sungai, karena harus menyeberang.

Rupanya garis finish nya terletak beberapa ratus meter setelah tepi diseberang sungai.

Sang Kancil bingung tidak tahu harus berbuat apa…..
Dan tak lama kemudian muncul Kura-kura menyusul dan dengan santainya menyeberang sampai ke garis finish dan memenangkan pertandingan.

Maksud cerita ini adalah:
Pertama, temukan kekuatan utama anda kemudian carilah tempat bertanding yang sesuai dengan kekuatan utama anda,,,

Di Perusahaan ataupun tim, kalau kamu pandai berbicara, carilah kesempatan untuk memberikan presentasi sehingga pimpinan anda bisa melihat kemampuan anda.

Kalau Kekuatanmu adalah menganalisis, carilah peran yang membutuhkan kemampuan analisis.

Bekerja pada kekuatanmu bukan hanya menunjukkan kehebatanmu akan tetapi juga menciptakan kesempatan untuk maju dan berkembang.

Kalau Kekuatanmu adalah mengorganisir, carilah peran untuk mengorganisir sesuatu kegiatan penting agar perusahaan tahu bahwa anda mungkin pantas menjadi manager.

Kalau Kekuatanmu adalah waspada dan teliti carilah peran yang membutuhkan kewaspadaan dan ketelitian seperti peran yang terkait dengan keselamatan, hukum atau keuangan.

Jadi carilah bakat dan kemampuan kita dalam suatu bidang, jangan sampai terlalu terpaku pada hal yang tidak kita bisa….selalu fokus dan konsisten. Dan juga sebagai manusia biasa yang mempunyai banyak keterbatasan, tidak mungkin untuk melakukan segala hal dengan sempurna, bahkan bisa jadi hasil pekerjaannya tidak optimal. Dan juga hal yang harus diperhatikan adalah waktu kita yang benar-benar terbatas..bahkan Hassan Al-Bana (seorang ulama dan pejuang mesir) pernah mengatakan,”Kewajiban yang ada lebih banyak daripada waktu yang dimiliki”.

………………………………….

Ternyata ceritanya masih belum selesai!!

Kali ini sang Kancil dan Kura-kura menjadi bersahabat dan mulai memikirkan solusi masalah bersama sama.
Keduanya sadar bahwa lomba yang terakhir bisa dilakukan dengan jauh lebih baik.

Jadi mereka memutuskan untuk melakukan perlombaan lagi , cuma kali ini mereka berlari dalam satu team.

Mereka mulai berlari……mula mula sang Kancil menggendong Kura-kura sampai ketepi sungai, kemudian disini Kura-kura yang menggendong Kancil untuk menyeberangi sungai.

Diseberang satunya Kancil mulai menggendong Kura-kura lagi sampai kegaris finish.
Sampai digaris finish keduanya merasa puas karena berhasil tiba dengan waktu yang jauh lebih cepat dari lomba sebelumnya

Maksud cerita ini adalah:
Bagus menjadi orang yang brilian dan mempunyai kekuatan utama; akan tetapi tanpa bisa bekerjasama didalam suatu team dan menjalin masing masing kekuatan utama, hasilnya tidak akan maksimal karena selalu ada situasi dimana anda berkinerja kurang sedangkan teman lainnya lebih baik.

Kerjasama adalah masalah kepemimpinan yang sesuai dengan situasi, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi inti yang sesuai dengan situasi mengambil alih kepemimpinan.

“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang (berjihad) dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”
(Q.S Ash-Shaff:7)

Masih ada lagi yang dapat dipelajari…
Catat bahwa baik Kancil maupun Kura-kura tidak pernah menyerah setelah mengalami kegagalan.
Bahkan Sang Kancil bekerja lebih keras setelah kegagalannya.
Sedangkan Kura-kura mengubah strateginya karena dia sudah berusaha sekuat tenaga.
Dalam hidup, kalau kita menghadapi kegagalan, terkadang bisa diatasi dengan bekerja lebih keras dan menambahkan usaha.
Kadang akan lebih cocok untuk mengubah strategi dan melakukan sesuatu yang berbeda.
Dan terkadang lebih cocok melakukan keduanya.
Keduanya juga belajar sesuatu pelajaran yang sangat penting..
Kalau kita berhenti berkompetisi dengan saingan kita lalu mulai berkompetisi dengan situasi, kita akan bisa mendapatkan kinerja yang jauh lebih baik.

Ringkasnya, cerita ini mengajarkan banyak hal pada kita.

Pelajaran yang penting adalah:
>Bahwa cepat dan konsisten akan selalu lebih baik daripada lambat dan konsisten.
>Ambilah peran yang sesuai dengan kekuatan utamamu.
>Kumpulkan kekuatan dan bekerja di dalam team akan selalu mengalahkan jagoan individu.
>Jangan pernah menyerah kalau gagal.
>Dan akhirnya, bersainglah melawan situasi, jangan melawan pesaing.

Dari berbagai sumber.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s